SURABAYA, INDONESIA, Berita Manycome.com - Harian berbahasa mandarin Qiandao Ribao peresmian gedung baru di kawasan Jaksa Agung Suprapto dihadiri para pengusaha maupun tokoh masyarakat Tionghoa. Mereka hadir dengan nuansa baru reporter dan redaksi muda-mudi keturunan Tionghoa lulusan Tiongkok.
Nuansa keceriaan terpancar di wajah awak media harian berbahasa Mandarin dengan harapan baru demokrasi dalam menyuarakan pendapat bagi warga Tionghoa di Surabaya. Daniel Halim dan Soerjadi Honggosaputro memperoleh ucapan selamat dengan kebahagiaan. “Terima kasih atas dukungan masyarakat Tionghoa dalam membantu kami sehingga terwujudnya koran ini yang telah eksis hampir 12 tahun. Semoga kami dapat mempertahankan serta meningkatkan kualitas menjadi lebih baik lagi” ujar Soerjadi Honggosaputro, pemimpin redaksi Qiandao Ribao.
Pengusaha Tionghoa pun sangat respek terhadap keberadaan koran Mandarin. “Qiandao Ribao sangat positif dalam memberitakan kegiatan sosial maupun seni budaya Tionghoa sehingga memperoleh dukungan dari berbagai kalangan masyarakat Tionghoa. Maka, Cintailah produk-produk Indonesia” kata Alim Markus, owner Maspion Group.
Keberadaan Qiandao Ribao pasca reformasi membawa angin segar bagi warga Tionghoa di Indonesia. Hal ini diakui oleh salah satu warga Tionghoa yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. “Berkat jasa almarhum Gus Dur yang membuka pintu bagi seni budaya Tionghoa di Indonesia sehingga terbentuklah koran berbahasa Mandarin dan perkumpulan seni olah-raga Barongsay dalam mewarisi tradisi budaya Tionghoa. Kami akan selalu mengenang jasa Gus Dur dimana pun dan kapan pun sebagai bapak demokrasi Indonesia” jelas Chandra Wurianto, ketua Persobarin Jatim.
Salah satu wartawan senior harian Qiandao Ribao terharu atas animo masyarakat Tionghoa. “Koran ini adalah media mengenang memori masa lalu bagi para guru Tionghoa dan tempat pembelajaran bagi generasi muda Tionghoa. Saya gembira saat ini hampir 50% reporternya muda-mudi Tionghoa lulusan luar negeri yang fasih berbahasa mandarin sebagai angin segar dalam regenerasi” imbuh Huang Xiao Zhong, wartawan senior Qiandao Ribao.
Kilas sejarah berdirinya koran berbahasa Mandarin Qiandao Ribao pada 10 oktober 2000 masih koran mingguan, setelah beberapa bulan terbit seminggu dua kali, kemudian terbit setiap hari. Berawal dari 8 redaksi hingga menjadi 20 redaksi skrg total 50 org belum termasuk loper koran. Harian ini berkembang pesat berkat dukungan para pengusaha, guru bahasa Mandarin sebagai sponsor iklan maupun sumbangan tulisan. Peningkatan dari delapan halaman menjadi 16 halaman , kemudian makin tebal menjadi 24 halaman dan saat ini terbit 36 halaman setiap hari. Kini harian Qiandao Ribao dari gedung lama di kawasan Kedungsari pindah ke gedung baru di kawasan Jaksa Agung Suprapto menempati tiga lantai persis disamping Toeng Mart.
Segenap Pimpinan & Staf News.manycome.com mengucapkan:
Selamat dan Sukses
Atas peresmian kantor baru Qiandao Ribao. Semoga makin maju dan kreatif dalam menyajikan informasi yang edukatif, solutif dan edukatif bagi masyarakat Tionghoa di Surabaya